Mengenal Tanaman Alpukat Sebagai Obat Tradisional

Mengenal Tanamn Alpukat Sebagai Obat Tradisional
http://rajaramuan.blogspot.com/2014/06/mengenal-tanaman-alpukat-sebagai-obat-tradisional.html Selesai
Siapa yang tak kenal dengan tanaman buah yang satu ini.Sering kita konsumsi dalam es buah dan jus yang menyegarkan.Alpukat (KBBI: Avokad), apokat, atau (Persea Americana atau Persea Gratissima Gaertn) ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama yang sama.Menurut asal usulnya ternyata tumbuhan ini bukan tumbuhan asli Indonesia melainkan berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Tanaman buah ini tumbuh subur pada media tanah yang gembur dan subur serta tidak tergenang air.Meskipun dapat tumbuh didataran rendah tapi hasilnya kurang memuaskan.Akan lebih bagus jika ditanam pada ketinggian 200 - 1000 m dpl yang beriklim tropik atau subtropik yang memiliki curah hujan cukup banyak.

Sejarah singkat mengenai Alpukat

Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira "awakatl"). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.

Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.

Mengenal Ciri dan Karakteristik Alpukat

Pohon dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan,berakar tunggang,batang berkayu bentuknya bulat dan berwana coklat kotor. Daun sepanjang 12 hingga 25 cm.Daun muda biasanya berwarna kemerahan dan berambut rapat,daun tua berwarna hijau dan gundul.Daunnya sangat disukai oleh ulat.Alpukat memiliki bunga yang majemuk,berkelamin dua tersusun pada malai yang keluardekat ujung ranting. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.Buah alpukat yang masak daging buahnya lunak.Biasanya dikonsumsi sebagai es campur atau jus (juice).Minyak atau lemaknya digunakan untuk keperluan kosmetik.Selain untuk konsumsi dan keperluan kosmetik Alpukat juga bisa digunakan sebagai obat tradisional.

Perkenbang biakan alpukat bisa dengan media biji,bisa dengan okulasi ataupun dengan cara enten.

Nama alpuket dalam berbagai bahasa

  • Apuket alpuket,jambuwolanda (sunda)
  • Apokat,avokat,plokat (jawa)alpokat,avokat,advokat (sumatera)
  • Dan mungkin memiliki nama yang lain disetiap daerah atau negara.


Itulah sedikit penjelasan untuk kita dalam mengenal tumbuhan alpukat.Semoga bermanfaat...